annyeong, ini aku makasih banget sama @kissme_muthiah yang udh ngebuatin buat aku.
ini ff khusus buat @Katharina_ELF muga2 seneng yang chagi (?) mumumu :* so this is it. enjoy >>
New Friends (Sequel
of Saranghaeyo 4Lee) 2 of 4
-Author POV-
Pukul 19.00
“Hmm…Seojung
kau mau nonton apa?”Tanya Leeteuk kepada yeojachingunya itu. Mereka berdua
sedang berada di bioskop. “Hmm…bagaimana kalau kita nonton Hello Goodbye
aja?*emangnya Hello Goodbye udah ada di bioskop yah? Author kumat* “Hmm..ne.
ayo kita beli tiketnya”ujar Leeteuk. “Oppa,kau saja yang mengantri yah? Aku
ingin beli popcorn dulu”ujar Seojung. Leeteuk mengangguk. Seojung lalu berjalan
kearah loket penjualan popcorn dan memesan 2 popcorn caramel,dan 2 cocacola.
“Nah,ini
dia tiketnya.”ujar Leeteuk sambil menghampiri Seojung. “Nontonnya jam
berapa?”Tanya Seojung. “Hmm…jam 20.00”ujar Leeteuk sambil melihat ketiket. “Aish~masih
sejam lagi oppa. Terus popcorn ini digimanain?”Tanya Seojung. “Kita makan
aja”ujar Leeteuk. Seojung memanyunkan bibirnya. “Aish~oppa !”ujar Seojung.”Daripada
kita bawa kemana-mana, mending langsung dimakan saja.”ujar Leeteuk.
“Ne,baiklah.”ujar Seojung lalu berjalan kearah tempat duduk terdekat dari
tempatnya.
-Park Seojung POV-
‘Ahh~sudah
jam 19.50’ujarku dalam hati. Sedetik kemudian,aku menepuk dahiku. Leeteuk oppa berbalik
kearahku. “Wae? Neo gwaenchanayo?”Tanya Leeteuk oppa kepadaku. “Oppa,aku lupa
kalau aku ngajak Hyejin buat nonton bareng sama kita.”ujarku. “Aigoo~aku kira
kenapa. Hanya itu saja ? Biarkan saja. Ini kan kencan kita.”ujar Leeteuk oppa
sambil tersenyum,aku membalasnya.”Sudahlah. Tidak usah dipikirkan,besok kalau
ke sekolah kau bisa bilang kepadanya kalau kita lupa mengajaknya.”ujar Leeteuk
oppa. “Baiklah”ujarku sambil duduk tenang. Ting tong ting tong *bunyi apaan
tuh?* “Pintu studio 1 sudah dibuka. Bagi yang sudah memiliki karcis
dipersilahkan untuk masuk kedalam studio”suara itu terdengar dari speaker.
“Ehh…kita sudah boleh masuk. Kajja kita masuk”ujar
Leeteuk oppa sambil mengenggam tanganku. “Ne”ujarku sambil mengikuti Leeteuk
oppa menuju studio 1.
-Lee Hyejin POV-
Krriinnnggg…..
“Hoamm…”aku menguap sambil menggerakkan tanganku untuk mematikan jam wekerku
disebelah ranjangku. Aku mengucek mataku. “Sudah jam berapa ini?”tanyaku pada
diriku sendiri.Aku mengambil jam wekerku,dan melihatnya. “Hmm…jam 07.30
ternyata”ujarku tenang. Aku mengembalikan jam wekerku ke meja samping kasurku.
Dan ingin kembali tidur. Baru saja aku ingin menutup mataku,sedetik kemudian
aku membulatkan mataku. Aku lalu mengambil lagi jam wekerku.”Jam 07.30!!!”ujarku
histeris. Omona~aku terlambat!!
Aku lalu
mengambil handuk dan buru2 mandi,berpakaian,dan mengatur rosterku. Aku lalu
berlari kelantai bawah dan langsung menyambar roti keju yang berada di meja
makan. Aku lalu mengambil sepedaku dan mengayungnya dengan kencang.
Saat ditengah jalan…
BBRRRUUUKKKK!!!!! Aku bertabrakan dengan seorang
pengendara motor.
Aku tergelatak di jalan aspal.
“Awww~appo”ujarku sambil melihat lututku yang
berdarah.
“Aigoo~neo gwaenchana ?”ujar namja yang memakai helm
yang menabrakku tadi. Aku hanya meringis sambil menatapnya kesal. Namja itu
membuka helmnya. Omona~ Sungmin sunbae ! Seketika aku ingin berdiri dan
membungkuk kepadanya,tapi gara2 lututku yang berdarah ini membuatku tidak bisa
berdiri.
“Annyeong sunb…awww”ujarku aku hampir saja
jatuh,untung saja Sungmin sunbae memegang tanganku jadi aku tidak jatuh.
“Gwaenchana?”Tanya Sungmin sunbae.
“Ah…gwaenchanayo, sunbae”ujarku sambil tersenyum.
Aku melihat ke jam tanganku.
“Aigoo~sudah 07.45!!”ujarku. Sungmin sunbae seketika
melihat kearahku.
“Mworago? 07.45? Aigoo~kita berdua terlambat”ujar
Sungmin sunbae panik.
“Aish~sudah terlambat,lututku berdarah,sepedaku
rusak. Apes banget sih aku hari ini!”umpatku sambil melihat kearah sepedaku
yang rusak.
“Kita berdua sama-sama terlambat,dan sama-sama apes
hari ini. Kita harus segera ke sekolah sebelum gerbang tertutup rapat”ujar
Sungmin sunbae.
“Bagaimana caranya? Sepedaku rusak”ujarku.
“Mianhae, aku sudah merusak sepedamu. Sekarang
naiklah kemotorku. Kita pergi ke sekolah bersama”ujar Sungmin sunbae.
Sebenarnya,aku tidak mau ikut dengan Sungmin sunbae,tapi ini sudah kepepet aku
terlambat 15 menit.
“Ne,kajja sunbae”ujarku lalu mengambil helm yang
disodorkan oleh Sungmin sunbae dan naik keatas motornya. Seketika Sungmin
sunbae melajukan motornya sangat kencang.
“Ya! Sunbae jangan ngebut dong”ujarku.
“Kalau aku tidak ngebut kau mau terlambat
hah?!”tanyanya. Aku hanya diam. Tiba-tiba dia mengerem secara mendadak karena
lampu merah,tidak sengaja aku memeluknya. Lampu hijau menyala,aku melepas
pelukanku.
“Kenapa kau melepas pelukanmu?”Tanya Sungmin sunbae.
“Ah..ehh…ani..sunbae”ujarku gugup. Demi apa dia
menanyakan tentang pelukanku tadi.
Sedetik kemudian dia mengerem motornya dengan
mendadak,seketika itu juga aku langsung memeluknya.
“Nah,gitu kek. Pegangan supaya nggak jatuh”ujar
Sungmin sunbae. Aku hanya memanyunkan bibirku dan tidak melepas pelukanku.
Setelah menempuh jarak 6km dari TKP(?).
‘Huhhh…akhirnya sampai juga disekolah’batinku dalam
hati saat pintu gerbang sekolah sudah terlihat.
“Aigoo~pintu gerbang sudah ditutup”ujar Sungmin
sunbae. Aku lalu turun dari motor Sungmin sunbae,aku berjalan terpincang-pincang
kearah pintu gerbang.
“Hyejin-a, hati-hati”ujar Sungmin sunbae
khawatir,aku hanya mengangguk.
“Annyeong, Lee seosangnim. Boleh tidak aku masuk ?”tanyaku
kepada satpam yang duduk dikandangnya(?). Satpam itu berjalan kearahku.
“Coba kau lihat jam tanganmu ! Ini sudah jam berapa?
Kalian berdua sudah terlambat 18 menit !”ujar satpam itu tegas.
“Tapi seosangnim, kaki saya sakit banget. Tadi saya
sempat tertimpa kecelakaan. Masa seosangnim tega, sih ?”ujarku sambil memakai
aegyoku. Satpam itu melihat kearah lututku yang masih berdarah.
“Jebal~”ujarku.
“Yasudah,lain kali kalau kalian berdua terlambat
lagi tiada ampun untuk kalian berdua”ujar satpam itu aku hanya mengangguk.
Satpam itu lalu membukakan pintu gerbang. Sungmin sunbae lalu masuk kedalam
parkiran.
“Kamsahamnida”ujarku,aku lalu berjalan menuju
koridor skolah dengan kaki terpincang-pincang *maksudnya jalan sambil
terpincang-pincang*. Tiba-tiba ada orang yang mengangkat tanganku dan
menaruhnya ditengkuknya,membantuku berjalan. Aku melihat kearah samping
kiriku,Sungmin Sunbae,dia juga berbalik kearahku sambil tersenyum. Aigoo~mata
ku dan matanya bertemu. Dia menatap mataku dalam. Aku langsung menunduk,aku
tidak ingin menatap matanya bisa-bisa nanti aku meleleh. Aku rasa mukaku
memerah.
“Aku akan mengantarmu ke UKS”ujar Sungmin sunbae.
“Eh? Tidak usah. Lebih baik sunbae masuk kekelas
saja. Sunbae sudah sangat terlambat”ujarku.
“Andwae,aku akan mengantarmu,aku yang menabrakmu
jadi aku juga harus bertanggung jawab”ujar Sungmin sunbae sambil tersenyum
kearahku,aku membalas senyumannya.
“Ohh ne,pipimu merah tuh”ujar Sungmin sunbae sambil
menunjuk pipiku. Aish~. Seketika aku menunduk.
“Hahahaha….Hyejin…Hyejin. kau baru digituin ajah
pipinya sudah merah”ujar Sungmin sunbae sambil tertawa. Aku memanyunkan
bibirku.
“Nah…sudah sampai di UKS”ujar Sungmin sunbae.
“Huhh…”ujarku lega. Aku lalu duduk diatas kursi di
UKS. Sungmin sunbae berjalan kearah kotak P3K. Dia lalu mengambil obat merah.
“Awww…appo”ujarku.
“Mianhae”ujar Sungmin sunbae. Dia mengobati lukaku
dengan sangat lembut. Dengan sentuhan terakhir plaster luka.
“Hmm…sunbae”ujarku ketika Sungmin sunbae menaruh
kembali kotak P3K.
“Ne?”ujarnya sambil berbalik kearahku.
“Gomawo”ujarku sambil tersenyum. dia membalas
senyumanku.
“Ne”ujarnya.
“Oh ne, kajja
kita sama-sama ke ruang BK. Kita bilang saja kalau macet arra?”tanyanya. Aku
mengangguk. Aku dan Sungmin sunbae lalu berjalan ke ruang BK untuk melapor
kalau kami berdua terlambat.
-Park Seojung POV-
“Heemi..Heemi
kamu liat Hyejin nggak?”tanyaku sambil mencolek punggung Heemi yang duduk
didepanku*maksudnya didepan bangku*. Dia berbalik dengan sangat
hati-hati,mungkin takut ketahuan sama seosangnim.
“Molla,mungkin
dia sakit atau izin”ujar Heemi dia lalu berbalik kembali menghadap ke papan
dimana disitu ditulis berbagai macam rumus Fisika membuatku bosan. Coba saja
Hyejin ada aku pasti akan menanyakan hal yang tidak aku tau.
Tok..tokk…ada seseorang yang mengetuk pintu.
Seketika aku menoleh kearah pintu kelas. Ahh~aku baru saja bilang andai saja
Hyejin berada disini,dia sudah ada disini.
“Annyeong seosangnim. Mianhamnida aku sudah
terlambat di pelajaranmu. Aku sudah dari ruang BK dan katanya aku boleh masuk”ujar Hyejin sambil membungkukkan
tubuhnya kearah seosangnim. Park Seosangnim menoleh kearah Hyejin.
“Ne,lain kali jangan diulangi lagi”ujar seosangnim
dan kembali menulis rumus-rumus mematikan di papan tulis. Hyejin tersenyum
sambil berjalan kearahku,yaiyalah secara bangkuku,bangkunya juga
“Annyeong Seojung-a”sapa Hyejin padaku lalu duduk
disampingku. Aku mengangguk.
“Hyejin-shii,kenapa kau terlambat?”tanyaku
“Hmm…macet”ujar Hyejin. Aku mengangguk sambil
membentuk huruf O dengan bibirku.
“Oh ne,soal nonton kemarin aku lupa
mengajakmu”ujarku.
“Gwaenchana,lagipula itukan acara kencanmu dengan
Leeteuk sunbae”ujar Hyejin sambil tersenyum. Aku mengangguk.
“Oh ne,Hyejin-a kau tau tidak bagaimana cara
mengerjakan soal ini?”tanyaku pada Hyejin sambil memberikan buku Fisika. Hyejin
mulai menjelaskan bagaimana cara mengerjakan soal Fisika ini.
-Lee Sungmin POV-
Aku mulai berjalan kearah kelasku. Aku mengingat
kejadian tadi pagi. Dia memelukku,yah walaupun terpaksa.
‘Ahh~aku menyukai yeoja itu’batinku dalam hati.
Sedetik kemudian aku menggeleng.
“Aish~apa yang kupikirkan ini? Tidak mungkin aku
menyukainya”ujarku sambil mengeleng-geleng. Tapi…kenapa saat dia memelukku
kurasa jantungku berdetak lebih kencang dari biasanya? Apa ini namanya cinta?.
“Annyeong haseyo seosangnim,mianhamnida aku
terlambat,tadi sangat macet”ujarku sambil membungkukkan badanku menghadap ke
seosangnim. Seosangnim menoleh kearahku.
“Ne,lain kali jangan diulangi lagi. Silahkan
duduk”ujar seosangnim. Aku lalu duduk kebangkuku. Sepanjang pelajaran aku sama
sekali tidak memerhatikan. Aku selalu melamun.
Kkkkkrrriiinnngggg….. bunyi bel istirahat berbunyi.
Aku masih saja melamun.
“Ya! Sungmin-a kenapa kau melamun terus dari
tadi?”Tanya seorang namja disampingku,aku berbalik.
“Hyukkie~ wae?”tanyaku kepada Eunhyuk.
“Kenapa kau melamun terus daritadi? Kau pikir aku
tidak memerhatikanmu?”tanyanya.
“Ahh,aniya. Aku tidak kenapa-kenapa”ujarku.
“Ohh….pasti kau sedang jatuh cinta,iyakan?”Tanya
Eunhyuk. Hei,ada apa dengan anak ini?
“Eh? Aniya”selaku.
“Jinca? Kajja bilang saja. Kau tidak bisa
bohong”ujar Eunhyuk.
“Aniya,aku tidak jatuh cinta”ujarku.
“Kau bohong. Kau pasti jatuh cinta. Jatuh cinta itu
ada tanda-tandanya”ujar Eunhyuk. Aku mengerutkan dahiku.
“Apa tanda-tanda itu?”tanyaku.
“First,saat dia berkontak fisik denganmu jantung mu
langsung berdetak kencang tidak seperti biasanya. Yang kedua,dia menatap matamu
dengan dalam. Yang ketiga…”Eunhyuk berhenti bicara.
“Kenapa berhenti?”
“Aku lupa yang ketiga itu seperti apa.”
“Aish~kau ini dasar pelupa”ujarku. Dia terkekeh.
‘Yang dikatakan Eunhyuk itu sama yang sedang
kurasakan. Apa aku jatuh cinta dengan Hyejin? Ahh…tidak mungkin’batinku sambil
menggelengkan kepalaku.
“Annyeong!!!”teriak seorang yeoja. Aku menoleh
kearah pintu kelas. Ya! Mereka! Seojung,Heemi,Heeyeon,dan….Hyejin. Apa yang
mereka lakukan disini? Aku menatap Hyejin. Dia menatapku balik.
Deg! Jantungku berdegup lebih kencang. What Is Love?
*Author nyanyi lagu What Is Love EXO*
TBC
jangan lupa RCL :Dv
Tidak ada komentar:
Posting Komentar