Sabtu, 02 Juni 2012


New Friends (Sequel of Saranghaeyo 4Lee) 1 of 4


-Park Seojung POV-
Hari ini tepat 3 bulan aku bersama Leeteuk oppa, aku senang sekali karena nanti aku dan teman-temanku akan mengadakan triple date seperti biasa. Kriing~ terdengar bunyi telepon dari handphone.ku
“Yeobosoyo” kataku
“Mwo? Latihan? Kan kemaren sudah?” kataku lagi
“Apa? Lagunya diganti? Ah baiklah, tapi tak lebih jam 5” kataku dan kemudian mematikan telepon. Apa? Latihan lagi? Aaah, Cape!! Lagu You Are The One kemaren kan hampir selesai aku mainkan dengan piano untuk promnight kakak kelas. Aku memang ingin memberi kejutan untuk Leeteuk oppa^^ Sekarang diganti? Oh ya, aku sekarang sedang mengikuti beberapa pembelajaran musik, apalagi piano. Aku sangat terpesona ketika Leeteuk memainkan sebuah lagu saat ulang tahunku. Jadi aku ingin mempelajarinya juga. Kkk~
Omo!! Jam berapa ini? Aku harus cepat2 berangkat sekolah dan memberikan kado anniv untuk namjachingu tercintaku, Leeteuk oppa.. aaah, aku selalu tersenyum sendiri ketika mengingat bagaimana dia menipuku waktu itu. Aaa *author : mau tau? Baca Saranghaeyo 4Lee*
Aku dengan kecepatan kuda *buset* mengendarai sepeda motor miniku ke sekolah, karena aku nggak mau terlambat dan tentu saja memberikan kado untuk Leeteuk oppa^^. Setelah menempuh kurang lebih 4km, aku sampai disekolah. Kemudian aku meletakkan tas dikelas. Aku tidak melihat Heemi dan Heeyeon. Eodiga? Ah, I dont care *buset jahat banget*. Aku kemudian dengan tergesa-gesa menuju kelas Leeteuk oppa.
“Ah itu dia” kataku ketika aku memasuki kelasnya dan mendapati sosok lelaki berambut pirang dan mempunyai senyum maut itu xD
“Yaaa! Seojung-ah, waeyo?” katanya padaku.
“Ah, anniyo. Aku mau memberikan ini.” Kataku sambil menyulurkan kado kecilku padanya.
“Wae? Aku kan tidak ulangtahun.” Tanyanya kebingungan.
“Yaa!! Kau lupa? Ini 3rd month anniv kita” jawabku sambil memasang tampang ngambek.
“Ah, aku lupa. Hadiahnya nanti saja ya. Kkk~” kikiknya sambil mencubit pipiku.
“Auw!! Oppa! Appoyo!!” kataku sambil mengkrucutkan bibir
Asyik2nya bercanda dengan leeteuk oppa, aku tak sadar kalau Heeyeon  dan  Heemin juga ada disini. Merka mengagetkanku saat sedang asyik2nya bersenda gurau dengan Leeteuk oppa. Jangan salah sangka dulu. Aku dan awan-kawanku tidak selalu ngapel ke kelas oppadeul, tapi oppadeul juga sering ke kelas kita. Lebih sering malah.. kkkk~
*teeeeeeet~ bunyi bel tanda masuk kelas berbunyi, aku, Heemin dan Heeyeon segera keluar dari kelas oppadeul, dan menuju kelas kita sendiri xD
Kami segera duduk dan menyiapkan buku pelajaran pertama, Matematika. Heeyeon suka sekali. Aku? Haduh, jangan harap suka, terkadang angka2 itu digunakan dan diapakan saja aku tak mengerti. J *bow*. Beberapa menit pelajaran, tiba2 pintu terketuk dan ternyata kepala sekolah datang. Waeyo? Apakah mau memanggil anak nakal dari kelas kita? Jangan sampai deh. Oh aku salah ternyata ada anak baru. Mwo? Dia tinggi sekali, dia namja atau yeoja sih? Tinggi sekali.. ckckck~
“Annyeonghaseyo, joneun Lee Hyejin imnida. Kalian bisa memanggilku Hyejin. Bangapta” katanya singkat memperkenalkan diri.
“Kau darimana?” Tanya temanku.
“Aku dari Asrama Putri Xiulin.” Katanya sambil tersenyum.
“Oh dia yeoja. Tapi kenapa ya dia pindah ke sekolahku? Kan Asrama Putri Xiulin juga bagus” tanyaku dalam hati.
“Ehm baiklah, Hyejin-ssi, kau boleh duduk sekarang. Ehm, Kau boleh duduk di sebelah Seojung” kata Kim Songsaenim. “Gwenchana Seojung-ssi?” tanya Kim Songsaenim padaku.
“Ah, ne gwenchana. Silahkan” kataku kemudian minggir ke sebelah kiri bangku, membiarkan dia duduk di kananku.
“Hai" kataku ketika dia duduk. Apa? Aku melihatnya saja harus mendongakkan kepalaku. Kataku dalam hati.
“Hai juga. Tak kusangka kau mungil sekali, 2 temanmu yang ada didepanmu juga.” Katanya sambil sedikit terkikik dan memperkecil suaranya pada kata terakir.
Aku yg sedikit malu mendengarnya hanya dapat berkata “Ah, kami bertiga memang dikenal dengan trio imut nan mungil” untuk menutupi perasaan malu xD
“kkk~ benar2 lucu sekali.” Katanya sekilas tetap diiringi kikikan kecil agar tidak terdengar  Kim Songsaenim.
“ah, ne. Gomapta” kataku kemudian. Sedetik berikutnya kami kembali terfokus dengan pelajaran matematika itu. Ah, aku benar2 tidak mengerti maksudnya. Aku kemudian berpikir untuk menanyakan hal ini kepada Heeyeon. “Psst! Psst! Heeyeon-ah!” panggilku pada HeeYeon”
“Wae?” kata Heeyeon sesekali menengok karena takut ketahuan Kim Songsaenim.
“Otokae? Aku benar2 tak mengerti dengan semuanya.” Kataku.
“Mwo? Kau itu apasih yg ada didalam otakmu itu?” kata Heeyeon. Pluk, secercah kapur mengenai kepala Heeyeon. Upss aku merasa bersalah. Setelah Kim Seongsenim tidak melihat lagi, Heeyeon menengok ke arahku dengan tangan mengepal mengancamku. Aku hanya bisa membentuk huruf V dengan jari telunjuk dan jari tengan sambil mengucapkan “Mian” dan kemudian aku berusaha bertanya pada Hyejin
“Seojung-ah, wae?” kata Hyejin.
“Anni, aku nggak ngerti caranya ini. Otokae? Neomu arraseo?” kataku bertanya padanya.
“Ah, sedikit. Ini masukkan ke rumusnya, seperti yg dicatatkan Songsaenim tadi rumusnya. Kemudian dihitung dulu perkaliannya didalam kurung ini, baru dibagi 3. Angka berikutnya bisa dibagi dengan penyebut angka sebelum/ sesudahnya. Arrachi?” katanya.
“Ah, lumayan. Gomapta Hyejin-ah”
Kemudian Kim Songsaenim memberi beberapa soal dan memang beberapa bisa kukerjakan, tentu saja tidak selesai, aku berniat menanyakannya pada Leeteuk oppa nanti xD
*teeeet~* bunyi bel istirahat berbunyi, dan kemudian Kim Songsaenim menyudahi pelajaran dan menyuruh kami menyelesaikan soal soal tadi yg belum selesai. Aku kemudian merapikan bukuku dan bersiap untuk ke kantin.
“Hyejin-ah, kau tidak ikut?” tanyaku pada Hyejin.
“Ah, anniyo, aku bawa bekal kok.” Katanya sambil tersenyum.
“Ah geurom, annyeong” kataku sambil membungkukkan badan dan meninggalkan kelas bersama Heemin dan Heeyeon.
-di kantin-
“Yaaa!! Dia baik sekali” kataku.
“Nuguya?” tanya Heemi.
“Lee HyeJin” kataku.
“Tapi dia tadi ngejekin kita. Katanya kita pendek. Aku tadi denger loh” Kata Heeyeon, dia memang sensitif.
“Dia berkata kita mungil, bukan pendek” kataku “dan dia kelihatannya suka music juga, tadi bukunya penuh coretan not balok. Aku punya temen dong suka musik. Kkk~” lanjutku
“Eh iya, dia kan tinggi tuh, dia kayanya juga suka olahraga. Buktinya tinggi banget. Tapi gatau kalo itu keturunan dari orang tua xD” kata Heemi.
“Mwo? Ada apa dengan kalian?” tanya Heeyeon.
“Ne, dan matematikanya juga ga kalah keren” kataku.
“Mwo? Jinja? Wah kalau begitu bukan aku saja yang pervert dengan matematika” kata Heeyeon kemudian.
“Ne. Bagimana kalau dia kita gabungkan dalam persahabatan ini. Kalian mah enak sebangku. Aku kan ga ada yg asyik buat ngobrol selama ini kecuali dia.” Kataku sambil menyendok eskrim yang tanpa sadar dari tadi hanya aku aduk2 saja.
“Klop sekali” kata Heemi adan Heeyeon hampir bebarengan.
“Chagi~~~” kata 3 namja bebarengan saat aku dan temen2ku mau kembali ke kelas dan membuat kita batal kembali ke kelas.
“Yaaa! Kalian. Kenapa meninggalkanku sendirian di kelas” kata seorang namja yang barusan muncul memarahi 3 namja barusan sambil mengerucutkan bibir.
“Mian._.V” kata Leeteuk oppa sambil membuat huruf V dari jarinya.
“Yaaa!! Awas saja kalau kalian ulangi lagi” katanya sambil bergabung dengan kami. Kkk~ aku selalu tertawa melihat 4 namja imut serta lucu-lucu ini. Kami kemudian terlibat dalam obrolan2 seru diselingi dengan tawa sesekali.
“Seojung-ah!” sepertinya ada yg memanggilku, aku kemudian menoleh mencari sumber suara yg memanggilku. "Ah, Hyejin-ssi. Wae?" Tadi katanya bawa bekal. Ya sudah lah.Kemudian aku melambaikan tanganku mengisyaratkan dia untuk bergabung dengan kita.
“Wow, tinggi sekali kau. Bahkan aku dan kamu hampir sama” kata Donghae oppa kemudian. Mendengar itu, Hyejin hanya tersenyum malu2 dan kulihat Heeyeon memukul lengan Donghae kemudian dan kamu tertawa bersama.
“Seojung-ah, kukira kau akan segera kembali, tapi kau tak segera kembali, aku tak ada teman di kelas. Maaf ya kalau menggangu kalian.” Kata Hyejin kemudian.
“Ah, sudahlah, kita disini dulu saja.” Kata Sungmin hyung sebelum sempat aku menjawab pertanyaan Hyejin.
“Ne, gabung aja gapapa kok. Kkk~ lagian kan kamu temen baru kita” kataku dan mendapat angukan dari Heemi dan Heeyeon.
“Gomawo” katanya sambil tersenyum. “Ah, bukannya kalian SuperJunior?” kkk~ senang bertemu kalian.” Katanya sudah mulai terhubung.
“Ne. Aku si cute leader.” Kata Leeteuk dan mendapat “huuuuu” dari Donghae, Eunhyuk, dan Sungmin. “Apasih kalian” kata Leeteuk kemudian dan membuatku ingin sekali mencubit pipinya itu.. kkkk~
“Aku si ganteng donghae” kata Donghae kemudian “Waaa!! Kau juga pd sekali Donghae!!” kata Leeteuk tak mau kalah. “Jelas kan? Siapa lagi yang ganteng disini selain aku?” kata Donghae tetap dengan kePDan yang akut.
“AKU!!” kata Leeteuk, Eunhyuk, dan Sungmin oppa bersamaan.
“Oh ya, dan aku, king of dance Eunhyuk” kata Eunhyuk kemudian.
“Eunhyuk sunbae, aku begitu menyukaimu. Aku suka dance juga.. haha xD sulit sekali menirukan gerakanmu” kata Hyejin kemudian dan mengundang pandangan aneh dari Heemi.
“Ehm, maksudmu mengidolakan kan? Tokoh idola kan?” kataku untuk menenangkan Heemi.
“Ne. Tentu saja.” Katanya tersenyum kemudian.
“Ehm, dan aku flowers boy, Sungmin” kata Sungmin oppa dan berhasil membuat kita meleleh, omo!!
“Sudah sejak kapan genk ini terbentuk?” kata Hyejin.
“Yaaa!! Kita tidak membentuk genk!!! Hahaha” kata Heeyeon dan berhasil membuat Hyejin ketakutan. “Hyejin, aku tak bermaksud seperti itu. Kami tidak membentuk genk, kami hanya kumpul2 saja kok” kata Heeyeon melunak kemudian dan membuat senyum Hyejin muncul kembali.

Kembali kami bersenda gurau dengan yaah pacar masing2.. kkk~ aku tak mengerti, padahal Sungmin oppa tidak mempunyai couple di grup ini, tetapi dia pasti ikut kami.. gwenchana, biasanya kalau ada masalah pasti kami curhatnya ke Sungmin oppa. “Oh ya, oppa, nanti nontonnya ditunda ya? Aku ada acara khusus, jadi jam 7 saja ya? Jangan jam 5 yaya?” kataku pada Leeteuk oppa.
“Oh kalian mau nonton?” kata Hyejin.
“ne, kau mau ikut?” kata Heemi.
“Ah, nanti aku mengganggu.” Kata Hyejin malu-malu.
“Gwenchana” kataku dan Sungmin oppa bebarengan. Hal ini membuat Hyejin kaget dan Sungmin hyung diam kemudian mempersilahkan aku bicara duluan. “Kan lumayan buat refresing” sambungku
“ne, ayolah ikut saja” kata Sungmin oppa kemudian dan mengundang tawa diantara kami.
*teeeeet* bel masuk berbunyi dan kami berpisah sampai disini. Aku dan kawan2 kembali ke kelas masing2 :D

TBC

Tidak ada komentar: