Senin, 02 Juli 2012

New Friends pt 2


annyeong, ini aku makasih banget sama @kissme_muthiah yang udh ngebuatin buat aku.
ini ff khusus buat @Katharina_ELF muga2 seneng yang chagi (?) mumumu :* so this is it. enjoy >>

New Friends (Sequel of Saranghaeyo 4Lee) 2 of 4

-Author POV-
Pukul 19.00
            “Hmm…Seojung kau mau nonton apa?”Tanya Leeteuk kepada yeojachingunya itu. Mereka berdua sedang berada di bioskop. “Hmm…bagaimana kalau kita nonton Hello Goodbye aja?*emangnya Hello Goodbye udah ada di bioskop yah? Author kumat* “Hmm..ne. ayo kita beli tiketnya”ujar Leeteuk. “Oppa,kau saja yang mengantri yah? Aku ingin beli popcorn dulu”ujar Seojung. Leeteuk mengangguk. Seojung lalu berjalan kearah loket penjualan popcorn dan memesan 2 popcorn caramel,dan 2 cocacola.
            “Nah,ini dia tiketnya.”ujar Leeteuk sambil menghampiri Seojung. “Nontonnya jam berapa?”Tanya Seojung. “Hmm…jam 20.00”ujar Leeteuk sambil melihat ketiket. “Aish~masih sejam lagi oppa. Terus popcorn ini digimanain?”Tanya Seojung. “Kita makan aja”ujar Leeteuk. Seojung memanyunkan bibirnya. “Aish~oppa !”ujar Seojung.”Daripada kita bawa kemana-mana, mending langsung dimakan saja.”ujar Leeteuk. “Ne,baiklah.”ujar Seojung lalu berjalan kearah tempat duduk terdekat dari tempatnya.
-Park Seojung POV-
            ‘Ahh~sudah jam 19.50’ujarku dalam hati. Sedetik kemudian,aku  menepuk dahiku. Leeteuk oppa berbalik kearahku. “Wae? Neo gwaenchanayo?”Tanya Leeteuk oppa kepadaku. “Oppa,aku lupa kalau aku ngajak Hyejin buat nonton bareng sama kita.”ujarku. “Aigoo~aku kira kenapa. Hanya itu saja ? Biarkan saja. Ini kan kencan kita.”ujar Leeteuk oppa sambil tersenyum,aku membalasnya.”Sudahlah. Tidak usah dipikirkan,besok kalau ke sekolah kau bisa bilang kepadanya kalau kita lupa mengajaknya.”ujar Leeteuk oppa. “Baiklah”ujarku sambil duduk tenang. Ting tong ting tong *bunyi apaan tuh?* “Pintu studio 1 sudah dibuka. Bagi yang sudah memiliki karcis dipersilahkan untuk masuk kedalam studio”suara itu terdengar dari speaker.
“Ehh…kita sudah boleh masuk. Kajja kita masuk”ujar Leeteuk oppa sambil mengenggam tanganku. “Ne”ujarku sambil mengikuti Leeteuk oppa menuju studio 1.
-Lee Hyejin POV-
Krriinnnggg….. “Hoamm…”aku menguap sambil menggerakkan tanganku untuk mematikan jam wekerku disebelah ranjangku. Aku mengucek mataku. “Sudah jam berapa ini?”tanyaku pada diriku sendiri.Aku mengambil jam wekerku,dan melihatnya. “Hmm…jam 07.30 ternyata”ujarku tenang. Aku mengembalikan jam wekerku ke meja samping kasurku. Dan ingin kembali tidur. Baru saja aku ingin menutup mataku,sedetik kemudian aku membulatkan mataku. Aku lalu mengambil lagi jam wekerku.”Jam 07.30!!!”ujarku histeris. Omona~aku terlambat!!
Aku lalu mengambil handuk dan buru2 mandi,berpakaian,dan mengatur rosterku. Aku lalu berlari kelantai bawah dan langsung menyambar roti keju yang berada di meja makan. Aku lalu mengambil sepedaku dan mengayungnya dengan kencang.
Saat ditengah jalan…
BBRRRUUUKKKK!!!!! Aku bertabrakan dengan seorang pengendara motor.
Aku tergelatak di jalan aspal.
“Awww~appo”ujarku sambil melihat lututku yang berdarah.
“Aigoo~neo gwaenchana ?”ujar namja yang memakai helm yang menabrakku tadi. Aku hanya meringis sambil menatapnya kesal. Namja itu membuka helmnya. Omona~ Sungmin sunbae ! Seketika aku ingin berdiri dan membungkuk kepadanya,tapi gara2 lututku yang berdarah ini membuatku tidak bisa berdiri.
“Annyeong sunb…awww”ujarku aku hampir saja jatuh,untung saja Sungmin sunbae memegang tanganku jadi aku tidak jatuh.
“Gwaenchana?”Tanya Sungmin sunbae.
“Ah…gwaenchanayo, sunbae”ujarku sambil tersenyum. Aku melihat ke jam tanganku.
“Aigoo~sudah 07.45!!”ujarku. Sungmin sunbae seketika melihat kearahku.
“Mworago? 07.45? Aigoo~kita berdua terlambat”ujar Sungmin sunbae panik.
“Aish~sudah terlambat,lututku berdarah,sepedaku rusak. Apes banget sih aku hari ini!”umpatku sambil melihat kearah sepedaku yang rusak.
“Kita berdua sama-sama terlambat,dan sama-sama apes hari ini. Kita harus segera ke sekolah sebelum gerbang tertutup rapat”ujar Sungmin sunbae.
“Bagaimana caranya? Sepedaku rusak”ujarku.
“Mianhae, aku sudah merusak sepedamu. Sekarang naiklah kemotorku. Kita pergi ke sekolah bersama”ujar Sungmin sunbae. Sebenarnya,aku tidak mau ikut dengan Sungmin sunbae,tapi ini sudah kepepet aku terlambat 15 menit.
“Ne,kajja sunbae”ujarku lalu mengambil helm yang disodorkan oleh Sungmin sunbae dan naik keatas motornya. Seketika Sungmin sunbae melajukan motornya sangat kencang.
“Ya! Sunbae jangan ngebut dong”ujarku.
“Kalau aku tidak ngebut kau mau terlambat hah?!”tanyanya. Aku hanya diam. Tiba-tiba dia mengerem secara mendadak karena lampu merah,tidak sengaja aku memeluknya. Lampu hijau menyala,aku melepas pelukanku.
“Kenapa kau melepas pelukanmu?”Tanya Sungmin sunbae.
“Ah..ehh…ani..sunbae”ujarku gugup. Demi apa dia menanyakan tentang pelukanku tadi.
Sedetik kemudian dia mengerem motornya dengan mendadak,seketika itu juga aku langsung memeluknya.
“Nah,gitu kek. Pegangan supaya nggak jatuh”ujar Sungmin sunbae. Aku hanya memanyunkan bibirku dan tidak melepas pelukanku. Setelah menempuh jarak 6km dari TKP(?).
‘Huhhh…akhirnya sampai juga disekolah’batinku dalam hati saat pintu gerbang sekolah sudah terlihat.
“Aigoo~pintu gerbang sudah ditutup”ujar Sungmin sunbae. Aku lalu turun dari motor Sungmin sunbae,aku berjalan terpincang-pincang kearah pintu gerbang.
“Hyejin-a, hati-hati”ujar Sungmin sunbae khawatir,aku hanya mengangguk.
“Annyeong, Lee seosangnim. Boleh tidak aku masuk ?”tanyaku kepada satpam yang duduk dikandangnya(?). Satpam itu berjalan kearahku.
“Coba kau lihat jam tanganmu ! Ini sudah jam berapa? Kalian berdua sudah terlambat 18 menit !”ujar satpam itu tegas.
“Tapi seosangnim, kaki saya sakit banget. Tadi saya sempat tertimpa kecelakaan. Masa seosangnim tega, sih ?”ujarku sambil memakai aegyoku. Satpam itu melihat kearah lututku yang masih berdarah.
“Jebal~”ujarku.
“Yasudah,lain kali kalau kalian berdua terlambat lagi tiada ampun untuk kalian berdua”ujar satpam itu aku hanya mengangguk. Satpam itu lalu membukakan pintu gerbang. Sungmin sunbae lalu masuk kedalam parkiran.
“Kamsahamnida”ujarku,aku lalu berjalan menuju koridor skolah dengan kaki terpincang-pincang *maksudnya jalan sambil terpincang-pincang*. Tiba-tiba ada orang yang mengangkat tanganku dan menaruhnya ditengkuknya,membantuku berjalan. Aku melihat kearah samping kiriku,Sungmin Sunbae,dia juga berbalik kearahku sambil tersenyum. Aigoo~mata ku dan matanya bertemu. Dia menatap mataku dalam. Aku langsung menunduk,aku tidak ingin menatap matanya bisa-bisa nanti aku meleleh. Aku rasa mukaku memerah.
“Aku akan mengantarmu ke UKS”ujar Sungmin sunbae.
“Eh? Tidak usah. Lebih baik sunbae masuk kekelas saja. Sunbae sudah sangat terlambat”ujarku.
“Andwae,aku akan mengantarmu,aku yang menabrakmu jadi aku juga harus bertanggung jawab”ujar Sungmin sunbae sambil tersenyum kearahku,aku membalas senyumannya.
“Ohh ne,pipimu merah tuh”ujar Sungmin sunbae sambil menunjuk pipiku. Aish~. Seketika aku menunduk.
“Hahahaha….Hyejin…Hyejin. kau baru digituin ajah pipinya sudah merah”ujar Sungmin sunbae sambil tertawa. Aku memanyunkan bibirku.
“Nah…sudah sampai di UKS”ujar Sungmin sunbae.
“Huhh…”ujarku lega. Aku lalu duduk diatas kursi di UKS. Sungmin sunbae berjalan kearah kotak  P3K. Dia lalu mengambil obat merah.
“Awww…appo”ujarku.
“Mianhae”ujar Sungmin sunbae. Dia mengobati lukaku dengan sangat lembut. Dengan sentuhan terakhir plaster luka.
“Hmm…sunbae”ujarku ketika Sungmin sunbae menaruh kembali kotak P3K.
“Ne?”ujarnya sambil berbalik kearahku.
“Gomawo”ujarku sambil tersenyum. dia membalas senyumanku.
“Ne”ujarnya.
 “Oh ne, kajja kita sama-sama ke ruang BK. Kita bilang saja kalau macet arra?”tanyanya. Aku mengangguk. Aku dan Sungmin sunbae lalu berjalan ke ruang BK untuk melapor kalau kami berdua terlambat.
-Park Seojung POV-
            “Heemi..Heemi kamu liat Hyejin nggak?”tanyaku sambil mencolek punggung Heemi yang duduk didepanku*maksudnya didepan bangku*. Dia berbalik dengan sangat hati-hati,mungkin takut ketahuan sama seosangnim.
            “Molla,mungkin dia sakit atau izin”ujar Heemi dia lalu berbalik kembali menghadap ke papan dimana disitu ditulis berbagai macam rumus Fisika membuatku bosan. Coba saja Hyejin ada aku pasti akan menanyakan hal yang tidak aku tau.
Tok..tokk…ada seseorang yang mengetuk pintu. Seketika aku menoleh kearah pintu kelas. Ahh~aku baru saja bilang andai saja Hyejin berada disini,dia sudah ada disini.
“Annyeong seosangnim. Mianhamnida aku sudah terlambat di pelajaranmu. Aku sudah dari ruang BK dan katanya aku boleh  masuk”ujar Hyejin sambil membungkukkan tubuhnya kearah seosangnim. Park Seosangnim menoleh kearah Hyejin.
“Ne,lain kali jangan diulangi lagi”ujar seosangnim dan kembali menulis rumus-rumus mematikan di papan tulis. Hyejin tersenyum sambil berjalan kearahku,yaiyalah secara bangkuku,bangkunya juga
“Annyeong Seojung-a”sapa Hyejin padaku lalu duduk disampingku. Aku mengangguk.
“Hyejin-shii,kenapa kau terlambat?”tanyaku
“Hmm…macet”ujar Hyejin. Aku mengangguk sambil membentuk huruf O dengan bibirku.
“Oh ne,soal nonton kemarin aku lupa mengajakmu”ujarku.
“Gwaenchana,lagipula itukan acara kencanmu dengan Leeteuk sunbae”ujar Hyejin sambil tersenyum. Aku mengangguk.
“Oh ne,Hyejin-a kau tau tidak bagaimana cara mengerjakan soal ini?”tanyaku pada Hyejin sambil memberikan buku Fisika. Hyejin mulai menjelaskan bagaimana cara mengerjakan soal Fisika ini.
-Lee Sungmin POV-
Aku mulai berjalan kearah kelasku. Aku mengingat kejadian tadi pagi. Dia memelukku,yah walaupun terpaksa.
‘Ahh~aku menyukai yeoja itu’batinku dalam hati. Sedetik kemudian aku menggeleng.
“Aish~apa yang kupikirkan ini? Tidak mungkin aku menyukainya”ujarku sambil mengeleng-geleng. Tapi…kenapa saat dia memelukku kurasa jantungku berdetak lebih kencang dari biasanya? Apa ini namanya cinta?.
“Annyeong haseyo seosangnim,mianhamnida aku terlambat,tadi sangat macet”ujarku sambil membungkukkan badanku menghadap ke seosangnim. Seosangnim menoleh kearahku.
“Ne,lain kali jangan diulangi lagi. Silahkan duduk”ujar seosangnim. Aku lalu duduk kebangkuku. Sepanjang pelajaran aku sama sekali tidak memerhatikan. Aku selalu melamun.
Kkkkkrrriiinnngggg….. bunyi bel istirahat berbunyi. Aku masih saja melamun.
“Ya! Sungmin-a kenapa kau melamun terus dari tadi?”Tanya seorang namja disampingku,aku berbalik.
“Hyukkie~ wae?”tanyaku kepada Eunhyuk.
“Kenapa kau melamun terus daritadi? Kau pikir aku tidak memerhatikanmu?”tanyanya.
“Ahh,aniya. Aku tidak kenapa-kenapa”ujarku.
“Ohh….pasti kau sedang jatuh cinta,iyakan?”Tanya Eunhyuk. Hei,ada apa dengan anak ini?
“Eh? Aniya”selaku.
“Jinca? Kajja bilang saja. Kau tidak bisa bohong”ujar Eunhyuk.
“Aniya,aku tidak jatuh cinta”ujarku.
“Kau bohong. Kau pasti jatuh cinta. Jatuh cinta itu ada tanda-tandanya”ujar Eunhyuk. Aku mengerutkan dahiku.
“Apa tanda-tanda itu?”tanyaku.
“First,saat dia berkontak fisik denganmu jantung mu langsung berdetak kencang tidak seperti biasanya. Yang kedua,dia menatap matamu dengan dalam. Yang ketiga…”Eunhyuk berhenti bicara.
“Kenapa berhenti?”
“Aku lupa yang ketiga itu seperti apa.”
“Aish~kau ini dasar pelupa”ujarku. Dia terkekeh.
‘Yang dikatakan Eunhyuk itu sama yang sedang kurasakan. Apa aku jatuh cinta dengan Hyejin? Ahh…tidak mungkin’batinku sambil menggelengkan kepalaku.
“Annyeong!!!”teriak seorang yeoja. Aku menoleh kearah pintu kelas. Ya! Mereka! Seojung,Heemi,Heeyeon,dan….Hyejin. Apa yang mereka lakukan disini? Aku menatap Hyejin. Dia menatapku balik.
Deg! Jantungku berdegup lebih kencang. What Is Love? *Author nyanyi lagu What Is Love EXO*
TBC

jangan lupa RCL :Dv