New Friends (Sequel of Saranghaeyo 4Lee) 1 of 4
-Park Seojung
POV-
Hari ini tepat 3 bulan aku bersama Leeteuk oppa, aku senang sekali
karena nanti aku dan teman-temanku akan mengadakan triple date seperti biasa.
Kriing~ terdengar bunyi telepon dari handphone.ku
“Yeobosoyo” kataku
“Mwo? Latihan? Kan kemaren sudah?” kataku lagi
“Apa? Lagunya diganti? Ah baiklah, tapi tak lebih jam 5” kataku dan
kemudian mematikan telepon. Apa? Latihan lagi? Aaah, Cape!! Lagu You Are The
One kemaren kan hampir selesai aku mainkan dengan piano untuk promnight kakak
kelas. Aku memang ingin memberi kejutan untuk Leeteuk oppa^^ Sekarang diganti?
Oh ya, aku sekarang sedang mengikuti beberapa pembelajaran musik, apalagi
piano. Aku sangat terpesona ketika Leeteuk memainkan sebuah lagu saat ulang
tahunku. Jadi aku ingin mempelajarinya juga. Kkk~
Omo!! Jam berapa ini? Aku harus cepat2 berangkat sekolah dan
memberikan kado anniv untuk namjachingu tercintaku, Leeteuk oppa.. aaah, aku
selalu tersenyum sendiri ketika mengingat bagaimana dia menipuku waktu itu. Aaa
*author : mau tau? Baca Saranghaeyo 4Lee*
Aku dengan kecepatan kuda *buset* mengendarai sepeda motor miniku ke
sekolah, karena aku nggak mau terlambat dan tentu saja memberikan kado untuk
Leeteuk oppa^^. Setelah menempuh kurang lebih 4km, aku sampai disekolah.
Kemudian aku meletakkan tas dikelas. Aku tidak melihat Heemi dan Heeyeon. Eodiga?
Ah, I dont care *buset jahat banget*. Aku kemudian dengan tergesa-gesa menuju
kelas Leeteuk oppa.
“Ah itu dia” kataku ketika aku memasuki kelasnya dan mendapati sosok
lelaki berambut pirang dan mempunyai senyum maut itu xD
“Yaaa! Seojung-ah, waeyo?” katanya padaku.
“Ah, anniyo. Aku mau memberikan ini.” Kataku sambil menyulurkan kado
kecilku padanya.
“Wae? Aku kan tidak ulangtahun.” Tanyanya kebingungan.
“Yaa!! Kau lupa? Ini 3rd month anniv kita” jawabku sambil memasang
tampang ngambek.
“Ah, aku lupa. Hadiahnya nanti saja ya. Kkk~” kikiknya sambil mencubit
pipiku.
“Auw!! Oppa! Appoyo!!” kataku sambil mengkrucutkan bibir
Asyik2nya bercanda dengan leeteuk oppa, aku tak sadar kalau
Heeyeon dan Heemin juga ada disini. Merka mengagetkanku
saat sedang asyik2nya bersenda gurau dengan Leeteuk oppa. Jangan salah sangka
dulu. Aku dan awan-kawanku tidak selalu ngapel ke kelas oppadeul, tapi oppadeul
juga sering ke kelas kita. Lebih sering malah.. kkkk~
*teeeeeeet~ bunyi bel tanda masuk kelas berbunyi, aku, Heemin dan
Heeyeon segera keluar dari kelas oppadeul, dan menuju kelas kita sendiri xD
Kami segera duduk dan menyiapkan buku pelajaran pertama, Matematika.
Heeyeon suka sekali. Aku? Haduh, jangan harap suka, terkadang angka2 itu
digunakan dan diapakan saja aku tak mengerti. J
*bow*. Beberapa menit pelajaran, tiba2 pintu terketuk dan ternyata kepala
sekolah datang. Waeyo? Apakah mau memanggil anak nakal dari kelas kita? Jangan
sampai deh. Oh aku salah ternyata ada anak baru. Mwo? Dia tinggi sekali, dia
namja atau yeoja sih? Tinggi sekali.. ckckck~
“Annyeonghaseyo, joneun Lee Hyejin imnida. Kalian bisa memanggilku
Hyejin. Bangapta” katanya singkat memperkenalkan diri.
“Kau darimana?” Tanya temanku.
“Aku dari Asrama Putri Xiulin.” Katanya sambil tersenyum.
“Oh dia yeoja. Tapi kenapa ya dia pindah ke sekolahku? Kan Asrama
Putri Xiulin juga bagus” tanyaku dalam hati.
“Ehm baiklah, Hyejin-ssi, kau boleh duduk sekarang. Ehm, Kau boleh
duduk di sebelah Seojung” kata Kim Songsaenim. “Gwenchana Seojung-ssi?” tanya
Kim Songsaenim padaku.
“Ah, ne gwenchana. Silahkan” kataku kemudian minggir ke sebelah kiri
bangku, membiarkan dia duduk di kananku.
“Hai" kataku ketika dia duduk. Apa? Aku melihatnya saja harus
mendongakkan kepalaku. Kataku dalam hati.
“Hai juga. Tak kusangka kau mungil sekali, 2 temanmu yang ada
didepanmu juga.” Katanya sambil sedikit terkikik dan memperkecil suaranya pada
kata terakir.
Aku yg sedikit malu mendengarnya hanya dapat berkata “Ah, kami bertiga
memang dikenal dengan trio imut nan mungil” untuk menutupi perasaan malu xD
“kkk~ benar2 lucu sekali.” Katanya sekilas tetap diiringi kikikan
kecil agar tidak terdengar Kim
Songsaenim.
“ah, ne. Gomapta” kataku kemudian. Sedetik berikutnya kami kembali
terfokus dengan pelajaran matematika itu. Ah, aku benar2 tidak mengerti
maksudnya. Aku kemudian berpikir untuk menanyakan hal ini kepada Heeyeon.
“Psst! Psst! Heeyeon-ah!” panggilku pada HeeYeon”
“Wae?” kata Heeyeon sesekali menengok karena takut ketahuan Kim
Songsaenim.
“Otokae? Aku benar2 tak mengerti dengan semuanya.” Kataku.
“Mwo? Kau itu apasih yg ada didalam otakmu itu?” kata Heeyeon. Pluk,
secercah kapur mengenai kepala Heeyeon. Upss aku merasa bersalah. Setelah Kim
Seongsenim tidak melihat lagi, Heeyeon menengok ke arahku dengan tangan
mengepal mengancamku. Aku hanya bisa membentuk huruf V dengan jari telunjuk dan
jari tengan sambil mengucapkan “Mian” dan kemudian aku berusaha bertanya pada
Hyejin
“Seojung-ah, wae?” kata Hyejin.
“Anni, aku nggak ngerti caranya ini. Otokae? Neomu arraseo?” kataku
bertanya padanya.
“Ah, sedikit. Ini masukkan ke rumusnya, seperti yg dicatatkan
Songsaenim tadi rumusnya. Kemudian dihitung dulu perkaliannya didalam kurung
ini, baru dibagi 3. Angka berikutnya bisa dibagi dengan penyebut angka sebelum/
sesudahnya. Arrachi?” katanya.
“Ah, lumayan. Gomapta Hyejin-ah”
Kemudian Kim Songsaenim memberi beberapa soal dan memang beberapa bisa
kukerjakan, tentu saja tidak selesai, aku berniat menanyakannya pada Leeteuk
oppa nanti xD
*teeeet~* bunyi bel istirahat berbunyi, dan kemudian Kim Songsaenim
menyudahi pelajaran dan menyuruh kami menyelesaikan soal soal tadi yg belum
selesai. Aku kemudian merapikan bukuku dan bersiap untuk ke kantin.
“Hyejin-ah, kau tidak ikut?” tanyaku pada Hyejin.
“Ah, anniyo, aku bawa bekal kok.” Katanya sambil tersenyum.
“Ah geurom, annyeong” kataku sambil membungkukkan badan dan
meninggalkan kelas bersama Heemin dan Heeyeon.
-di kantin-
“Yaaa!! Dia baik sekali” kataku.
“Nuguya?” tanya Heemi.
“Lee HyeJin” kataku.
“Tapi dia tadi ngejekin kita. Katanya kita pendek. Aku tadi denger loh”
Kata Heeyeon, dia memang sensitif.
“Dia berkata kita mungil, bukan pendek” kataku “dan dia kelihatannya
suka music juga, tadi bukunya penuh coretan not balok. Aku punya temen dong
suka musik. Kkk~” lanjutku
“Eh iya, dia kan tinggi tuh, dia kayanya juga suka olahraga. Buktinya
tinggi banget. Tapi gatau kalo itu keturunan dari orang tua xD” kata Heemi.
“Mwo? Ada apa dengan kalian?” tanya Heeyeon.
“Ne, dan matematikanya juga ga kalah keren” kataku.
“Mwo? Jinja? Wah kalau begitu bukan aku saja yang pervert dengan
matematika” kata Heeyeon kemudian.
“Ne. Bagimana kalau dia kita gabungkan dalam persahabatan ini. Kalian
mah enak sebangku. Aku kan ga ada yg asyik buat ngobrol selama ini kecuali
dia.” Kataku sambil menyendok eskrim yang tanpa sadar dari tadi hanya aku aduk2
saja.
“Klop sekali” kata Heemi adan Heeyeon hampir bebarengan.
“Chagi~~~” kata 3 namja bebarengan saat aku dan temen2ku mau kembali
ke kelas dan membuat kita batal kembali ke kelas.
“Yaaa! Kalian. Kenapa meninggalkanku sendirian di kelas” kata seorang
namja yang barusan muncul memarahi 3 namja barusan sambil mengerucutkan bibir.
“Mian._.V” kata Leeteuk oppa sambil membuat huruf V dari jarinya.
“Yaaa!! Awas saja kalau kalian ulangi lagi” katanya sambil bergabung
dengan kami. Kkk~ aku selalu tertawa melihat 4 namja imut serta lucu-lucu ini. Kami
kemudian terlibat dalam obrolan2 seru diselingi dengan tawa sesekali.
“Seojung-ah!” sepertinya ada yg memanggilku, aku kemudian menoleh
mencari sumber suara yg memanggilku. "Ah, Hyejin-ssi. Wae?" Tadi katanya bawa
bekal. Ya sudah lah.Kemudian aku melambaikan tanganku mengisyaratkan dia untuk
bergabung dengan kita.
“Wow, tinggi sekali kau. Bahkan aku dan kamu hampir sama” kata Donghae
oppa kemudian. Mendengar itu, Hyejin hanya tersenyum malu2 dan kulihat Heeyeon
memukul lengan Donghae kemudian dan kamu tertawa bersama.
“Seojung-ah, kukira kau akan segera kembali, tapi kau tak segera
kembali, aku tak ada teman di kelas. Maaf ya kalau menggangu kalian.” Kata Hyejin
kemudian.
“Ah, sudahlah, kita disini dulu saja.” Kata Sungmin hyung sebelum
sempat aku menjawab pertanyaan Hyejin.
“Ne, gabung aja gapapa kok. Kkk~ lagian kan kamu temen baru kita” kataku
dan mendapat angukan dari Heemi dan Heeyeon.
“Gomawo” katanya sambil tersenyum. “Ah, bukannya kalian SuperJunior?”
kkk~ senang bertemu kalian.” Katanya sudah mulai terhubung.
“Ne. Aku si cute leader.” Kata Leeteuk dan mendapat “huuuuu” dari
Donghae, Eunhyuk, dan Sungmin. “Apasih kalian” kata Leeteuk kemudian dan
membuatku ingin sekali mencubit pipinya itu.. kkkk~
“Aku si ganteng donghae” kata Donghae kemudian “Waaa!! Kau juga pd
sekali Donghae!!” kata Leeteuk tak mau kalah. “Jelas kan? Siapa lagi yang
ganteng disini selain aku?” kata Donghae tetap dengan kePDan yang akut.
“AKU!!” kata Leeteuk, Eunhyuk, dan Sungmin oppa bersamaan.
“Oh ya, dan aku, king of dance Eunhyuk” kata Eunhyuk kemudian.
“Eunhyuk sunbae, aku begitu menyukaimu. Aku suka dance juga.. haha xD
sulit sekali menirukan gerakanmu” kata Hyejin kemudian dan mengundang pandangan
aneh dari Heemi.
“Ehm, maksudmu mengidolakan kan? Tokoh idola kan?” kataku untuk
menenangkan Heemi.
“Ne. Tentu saja.” Katanya tersenyum kemudian.
“Ehm, dan aku flowers boy, Sungmin” kata Sungmin oppa dan berhasil
membuat kita meleleh, omo!!
“Sudah sejak kapan genk ini terbentuk?” kata Hyejin.
“Yaaa!! Kita tidak membentuk genk!!! Hahaha” kata Heeyeon dan berhasil
membuat Hyejin ketakutan. “Hyejin, aku tak bermaksud seperti itu. Kami tidak
membentuk genk, kami hanya kumpul2 saja kok” kata Heeyeon melunak kemudian dan
membuat senyum Hyejin muncul kembali.
Kembali kami bersenda gurau dengan yaah pacar masing2.. kkk~ aku tak
mengerti, padahal Sungmin oppa tidak mempunyai couple di grup ini, tetapi dia
pasti ikut kami.. gwenchana, biasanya kalau ada masalah pasti kami curhatnya ke
Sungmin oppa. “Oh ya, oppa, nanti nontonnya ditunda ya? Aku ada acara khusus,
jadi jam 7 saja ya? Jangan jam 5 yaya?” kataku pada Leeteuk oppa.
“Oh kalian mau nonton?” kata Hyejin.
“ne, kau mau ikut?” kata Heemi.
“Ah, nanti aku mengganggu.” Kata Hyejin malu-malu.
“Gwenchana” kataku dan Sungmin oppa bebarengan. Hal ini membuat Hyejin
kaget dan Sungmin hyung diam kemudian mempersilahkan aku bicara duluan. “Kan
lumayan buat refresing” sambungku
“ne, ayolah ikut saja” kata Sungmin oppa kemudian dan mengundang tawa
diantara kami.
*teeeeet* bel masuk berbunyi dan kami berpisah sampai disini. Aku dan
kawan2 kembali ke kelas masing2 :D
TBC